ANAK ABAH DEMO KDM TUNTUT STOP PENCITRAAN

DATA INFORMASI KLARIFIKASI
SUMBER HOAKS
YOUTUBE
KANAL ADUAN
YOUTUBE
BUKTI ADUAN
GAMBAR
PETUGAS CEK FAKTA
Tommy Sutami
DILIHAT
86 KALI

Jum'at, 14 Agustus 2026

[HOAKS - FALSE CONNECTION]


Beredar sebuah thumbnail dan cuplikan video di YouTube Hanif Farhan yang menampilkan klaim bahwa KDM didemo oleh pendukung Anies Baswedan dan dituntut untuk menghentikan pencitraan serta tidak membohongi rakyat. 


CEK FAKTA: 

Hasil dari penelusuran menunjukkan bahwa thumbnail tersebut merupakan hasil penggabungan beberapa gambar dari konteks dan waktu yang berbeda. Dalam foto di thumbnail, KDM memakai ikat kepala warna putih (totopong) dan jaket hitam yang sama persis dengan pemberitaan news.republika.co.id pada 20/03/2024 berjudul “Dedi Mulyadi Temukan Emak-Emak Buruh Tani Masih Diberi Upah Kecil”. 


Selain itu, ada juga dalam thumbnail foto Anies Baswedan yang sama persis dengan pemberitaan tempo.co pada 19/10/2023 berjudul “Anies - Cak Imin Siap Jangkau Dukungan Suara di Jawa Barat-Jawa Tengah”


Dan ada foto H. Eka Jaya Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ormas PEJABAT yang diambil dari unggahan video Facebook @bitvonline.com pada 11/08/2026 yang menampilkan dirinya sedang berorasi membahas berbagai isu penegakan hukum. 


Dalam unggahan video YouTube Hanif Farhan tersebut memang terdapat cuplikan aksi demonstrasi H. Eka Jaya yang tengah menyampaikan orasi. Namun, klaim pada thumbnail yang menyebut KDM didemo dan dituntut untuk menghentikan pencitraan tidak sesuai dengan isi video. 


Penelusuran terhadap video asli berdurasi sekitar 22 menit yang diunggah oleh akun Facebook @bitvonline.com menunjukkan bahwa aksi demo berlangsung di depan Mabes Polri dan bukan ditujukan langsung kepada KDM. H. Eka Jaya memang menyebut kata “pencitraan” dalam orasinya, tetapi tidak secara langsung mengaitkannya dengan KDM. Penggunaan cuplikan tersebut kemudian memberikan kesan seolah-olah KDM didemo dan dituntut menghentikan pencitraan, padahal konteks tersebut tidak ditemukan dalam video lengkapnya.


KESIMPULAN:

Klaim pada thumbnail dan cuplikan video YouTube Hanif Farhan yang menyebut KDM didemo oleh pendukung Anies Baswedan dan dituntut menghentikan pencitraan adalah menyesatkan. 


RUJUKAN:

news.republika.co.id 

tempo.co 

Facebook.com 


TEKS: Moh Rahhael Malka Badzaly @rahhaelmalka